Minggu, 24 Juni 2012

DATA ANALOG VS DATA DIGITAL

a.  Data Analog
Data analog adalah data dalam bentuk gelombang yang kontinyu yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua karakteristik terpenting yang dimiliki oleh data analog adalah frekuensi dan amplitude.
Sinyal analog dapat digunakan dalam media tertutup seperti kabel coaxial, TV kabel dan kabel tembaga. Sinyal analog dapat pula digunakan melalui medium terbuka seperti gelombang mikro, telepon rumah tanpa kabel dan telepon seluler.


Kelebihan Pada Sinyal Sistem Analog
Dengan menggunakan sinyal analog, jangkauan transmisi data dapat mencapai jarak yang jauh.
Kelemahan Pada Sinyal Sistem Analog
Pengiriman signal analog dapat dianalogikan mengirim air lewat pipa. Aliran pipa kehilangan tenaganya saat disalurkan melalui sebuah pipa. Semakin jauh pipa semakin banyak tenaga yang berkurang dan aliran semakin menjadi lemah. Demikian pula signal analog akan menjadi lemah setelah melewati jarak yang jauh.
Selain bertambah jauh signal analog juga memungut interferensi elektrik atau “noise” dari dalam jalur. Kabel listrik, petir dan mesin-mesin listrik semua menginjeksikan noise dalam bentuk elektrik pada signal analog. Untuk mengatasi kelemahan tersebut maka diperlukan alat penguat signal yang disebut amplifier.


Gambar Sinyal Analog
 b.  Data Digital
Data digital adalah data dalam bentuk pulsa, dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau, tetapi transmisi dengan digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman yang relative dekat.
Pengolahan sinyal digital memerlukan komponen-komponen digital, register, counter, decoder, mikroprosessor, mikrokontroler dan sebagainya.


 Kelebihan Pada Sinyal Sistem Digital
Sinyal digital merupakan bentuk sampling dari system analog yang pada dasarnya dikodekan dalam bentuk binner. Besarnya nilai suatu system digital dibatasi oleh lebarnya/ jumlah bit (bandwidth). Signal digital ini memiliki berbagai keistimewaan yang unik dan tidak dapat ditemukan pada teknologi analog, antara lain:
ü  Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya sehingga informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.
ü  Penggunaan yang berulang-ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informasi itu sendiri.
ü  Informasi dapat dengan mudah dproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk.
ü  Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimnya secara interaktif.

             Kelemahan Pada Sinyal Sistem Digital
Pada sinyal system digital jarak jangkau pengiriman datanya relative dekat.


Gambar Sinyal Digital 
Sumber:
http://bloggerjaya.blogspot.com/2012/01/perbedaan-sinyal-analog-dan-sinyal.html 
Gb. Perbedaan signal analog dan digital

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar